Skip to main content

Papandayan "Pesona Gunung Api dengan Lanskap Eksotis di Jawa Barat"

Dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut, Papandayan menyuguhkan kombinasi antara fenomena vulkanik dan keindahan pegunungan. Salah satu daya tarik utamanya adalah Kawah Papandayan, kawasan yang memperlihatkan aktivitas vulkanik berupa kepulan asap belerang, hamparan batuan vulkanik, serta suasana khas pegunungan yang dramatis. Walau tergolong gunung api aktif, Papandayan memiliki jalur pendakian yang relatif mudah, pemandangan kawah belerang yang menakjubkan, serta lanskap alam yang unik dan fotogenik. Kawasan wisata Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan, Garut, dan telah menjadi salah satu tujuan favorit bagi pendaki pemula maupun pecinta wisata alam.

Jalur pendakian Papandayan

Start: Pos Pendakian Camp David dengan tujuan tujuan Kawah Papandayan dengan durasi ± 1–2 jam perjalanan dan jarak: sekitar 2–3 km. Rute ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati panorama kawah tanpa melakukan pendakian hingga area camping. Jalurnya sudah cukup tertata dengan jalan berbatu dan beberapa fasilitas pendukung. Papandayan merupakan gunung yang telah dikelola jadi jangan kuatir fasilitas yang ada. Dibeberapa pos terdapat warung yang menjual makanan, minuman atau juga keperluan selama pendakian. Pada area camp juga terdapat fasilitas kamar mandi dan MCK.

Untuk tiket sekitar 20.000 - 30.000 tergantung camping atau tidak. Biaya tidak termasuk parkir dengan tarif 12.000 - 17.000 bagi motor dan 25.000 -35.000 bagi mobil. Dengan harga yang relatif terjangkau, wisatawan dapat menikmati berbagai daya tarik alam seperti Kawah Papandayan, Hutan Mati, Pondok Saladah, hingga padang Edelweiss

Comments

Popular posts from this blog

Tanjung Saruri Biak, Pesona ombak lautan pasifik

HAi  sobat  channel, Satu lagi objek wisata yang tak kalah menariknya di Distrik Warsa-Biak Utara. Itulah Tanjung Saruri, nama Objek wisata yang berada di Kampung Sor, Distrik Warsa- Biak Utara atau beberapa menyebutnya dengan sebutan batu Pica. Tanjung Saruri, Biak Utara Untuk sampai di Tanjung Saruri, membutuhkan waktu sekitar 1 jam berkendaraan, baik roda dua maupun roda empat dari kota Biak. Disini pengunjung dapat menyaksikan keindahan alam yang luar biasa dari samudra pasifik.Saat gelombang pasang ombak Samudera Pasifik menerpa batukarang, terciptalah semburan air yang menjulang tinggi. Ketinggian semburan ini dapat menecapai 15 m sobat shcannel. Tingginya semburan air tersebut menjadi daya tarik utama dari pantai yang berada di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua ini. Ketika gelombang laut menghempas dinding batu landai yang datar dan memanjang (menyerupai lapangan batu ), maka air laut yang dihasilkan dari gelombang  yang menghempas dan menutupi lapangan batu te...

Cerita Kuskus hewan endemik Papua

Kuskus merupakan mamalia berkantung (Marsupialia) nokturnal termasuk dalam famili Phalangeridae. Ukuran Kuskus diketahui berkisar 15 cm sampai lebih dari 60 cm, namun kuskus berukuran rata-rata cenderung sekitar 45 cm (18 inci). Kuskus juga memiliki cakar yang panjang dan tajam yang membantu kuskus saat bergerak di sekitar pepohonan. Kuskus memiliki bulu yang tebal dan bermacam warna seperti coklat,hitam dan putih.Selain itu kuskus mempunyai ekor yang panjang dan kuat (prehensile) yang berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Ekor kuskus juga menjadi senjata pertahanan dengan cara mengaitkan ekornya kuat-kuat pada batang atau cabang pohon. Tak disangka hewan sebesar kucing ini punya sejarah menemani manusia di masa lampau. Terlebih sebagai konsumsi sumber protein manusia. Penelitian para arkeolog dan antropolog pada Atlas Obscura menyimpulkan, Kuskus dekat dengan manusia sejak ribuan tahun lalu. Khususnya sebelum sapi, babi, kambing, bah...

Pantai Sambureni, Wisata Baru di Biak Utara

Hai hai sobat channel,Kali ini kita berkunjung ke objek wisata yang ada di Biak Utara. Pantai Sambureni, merupakan salah satu pantai yang menjadi rekomendasi untuk sobat kunjungi. Pantai ini berada di Kampung Yobdi, Distrik Biak Utara. Dari pusat kota, perjalanan ke sambureni di tempuh dalam waktu sekitar 1 jam.  Masih jarang orang yang berkunjung ke pantai ini dikarenakan akses jalan menuju pantai yang belum dapat dilewati kendaraan bermotor. Jangan kuatir karena sudah ada papan nama pantai jalan yang berada di pinggir jalan, dari sini sobat bisa menitipkan kendaraan sobat di rumah penduduk kemudian berjalan kaki sekitar 1 Km untuk tiba di pantai. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi sobat, karena perjuangan sobat akan terbayarkan saat melihat keindahan pasir putih dan gemuruh ombak yang luar biasa indahnya. Bukan hanya keindahan pasir, di sepanjang jalan sobat dapat menikmati keindahan tebing batu karang  di pinggir pantai yang memiliki stalagmit seperti yang berada di goa....