Skip to main content

Posts

Purbalingga dengan Kenalpotnya

Bergelar kota Perwira, kabupaten Purbalingga merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Jawa Tengah dengan ibu kota berada di Kecamatan Purbalingga. Secara geografis, wilayah ini terletak di antara rangkaian pegunungan di bagian utara, termasuk kawasan Gunung Slamet dan Dataran Tinggi Dieng, serta dataran rendah di bagian selatan yang dialiri Sungai Serayu dan Sungai Pekacangan. Purbalingga juga berkembang sebagai salah satu pusat industri di Indonesia. Kabupaten ini memiliki industri bulu mata palsu (false eyelashes) dan rambut palsu (wig) yang telah menembus pasar ekspor ke berbagai negara. Industri kreatif tersebut menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di daerah dan memberikan kontribusi penting terhadap perekonomian masyarakat. Selain itu Knalpot buatan purbalingga terkenal sampai di berbagai wilayah Indonesia maupun tembus pasar Eropa. sumber : parboaboa.com Sebelum terkenal sebagai penghasil knalpot, masyarakat Purbalingga, khususnya di Kelurahan Purbalingga...
Recent posts

Papandayan "Pesona Gunung Api dengan Lanskap Eksotis di Jawa Barat"

Dengan ketinggian sekitar 2.665 meter di atas permukaan laut, Papandayan menyuguhkan kombinasi antara fenomena vulkanik dan keindahan pegunungan. Salah satu daya tarik utamanya adalah Kawah Papandayan, kawasan yang memperlihatkan aktivitas vulkanik berupa kepulan asap belerang, hamparan batuan vulkanik, serta suasana khas pegunungan yang dramatis. Walau tergolong gunung api aktif, Papandayan memiliki jalur pendakian yang relatif mudah, pemandangan kawah belerang yang menakjubkan, serta lanskap alam yang unik dan fotogenik. Kawasan wisata Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan, Garut, dan telah menjadi salah satu tujuan favorit bagi pendaki pemula maupun pecinta wisata alam. Jalur pendakian Papandayan Start: Pos Pendakian Camp David dengan tujuan tujuan Kawah Papandayan dengan durasi ± 1–2 jam perjalanan dan jarak: sekitar 2–3 km. Rute ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati panorama kawah tanpa melakukan pendakian hingga area camping. Jalurnya sudah cukup tertata dengan...

Pesona Gunung Prau Dieng

Bagi para pendaki gunung, Prau merupakan salah satu langkah awal memulai pendakian. Dengan ketinggian sekitar 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Prau dikenal sebagai gunung yang relatif ramah bagi pendaki pemula, namun tetap menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Transportasi ke lokasi sangat terjangkau. Perjalanan dari Jakarta, Bandung, atau daerah lain dapat ditempuh menggunakan bus. Perjalanan menuju puncak Gunung Prau biasanya dimulai melalui beberapa jalur pendakian populer, seperti Jalur Patak Banteng, Dieng, Kali Lembu, dan beberapa jalur lainnya. Jalur Patak Banteng menjadi favorit banyak pendaki karena waktu tempuhnya relatif singkat, meskipun memiliki tanjakan yang cukup menantang. Dalam perjalanan, pendaki akan melewati hutan pegunungan, jalur berbatu, serta hamparan padang rumput yang menjadi ciri khas Gunung Prau. Salah satu daya tarik utama Gunung Prau adalah Bukit Teletubbies, sebuah area perbukitan hijau dengan bentuk bergelombang yang menyerupai la...

Bukit Beser Purbalingga "Bagi kalian yang mau tracking dengan view sekitaran Purbalingga"

Berlokasi di Dusun II, Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah Bukit ini sempat viral di tahun 2024, namun sampai saat ini pesona bukit Beser masih tetap menjadi primadona bagi para hiking dan tracking. Dengan tiket Untuk Bukit Beser / Puncak Beser Purbalingga, harga tiket masuk sekitar Rp5.000 – Rp10.000/orang,  parkir motor: sekitar Rp2.000 – Rp5.000, dan parkir mobil: sekitar Rp5.000 – Rp10.000 (jika tersedia area parkir). Bukit ini memberikan pengalaman mendaki gunung yang cukup untuk pemanasan bagi kalian yang belum pernah mendaki. Waktu terbaik naik biasanya pagi sekitar pukul 05.00–07.00 untuk mendapatkan kabut dan panorama Gunung Slamet/perbukitan. Waktu tempuh sekitar 1 jam dari pusat kota Purbalingga, perjalanan menuju Bukit Beser membawa kita melewati jalanan khas pedesaan Purbalingga. Hamparan sawah, pepohonan hijau, dan suasana pedesaan menjadi teman sepanjang perjalanan. Tracking bukit beser Purbalingga Mengapa Harus Berkunjung k...

Kisah Cinta Beda Kedudukan " BATURADEN "

 Salah satu tempat yang wajib traveler kunjungi saat berada di Purwokerto yaitu Baturaden. Berlokasi tepat dibawah lereng gunung Slamet menjadikan tempat tersebut sejuk. Pemandangan alam di sekitar Baturaden juga sangat memanjakan mata traveler. Namun, dibalik keindahan tempat tersebut terdapat cerita yang menjadi legenda turun temurun tentang "Kisah Cinta Beda Kedudukan". Konon dahulu kala, di Kadipaten Kutaliman (wilayah Banyumas), hiduplah seorang pemuda bernama Suta atau Batur Gamel. Ia bekerja sebagai abdi dalem yang merawat kuda milik Adipati Kutaliman. Suta dikenal sebagai pemuda yang rajin, jujur, dan bertanggung jawab. Pada suatu hari, ketika sedang mencari rumput untuk kuda, Suta mendengar suara seorang perempuan yang meminta pertolongan. Ia menemukan putri Adipati Kutaliman sedang dalam bahaya karena diserang seekor ular besar. Dengan keberaniannya, Suta berhasil menyelamatkan sang putri. Dari peristiwa itulah keduanya mulai saling mengenal dan akhirnya tumbuh rasa...

Kota seribu Curug ? " Purwokerto"

Seribu bukan makna sebenarnya, namun julukan seribu curug bagi Purwokerto sangatlah tepat. Seribu merupakan ungkapan untuk menggambarkan kekayaan wisata air terjun yang sangat melimpah di kota ini. Jika dibandingkan dengan kota wisata besar seperti Yogyakarta atau Bandung, Purwokerto memiliki daya tarik yang lebih tersembunyi. Kota ini bukan tempat untuk mengejar banyak destinasi dalam satu hari, tetapi tempat untuk menikmati perjalanan. Beberapa Curug Populer di Sekitar Purwokerto: Curug Cipendok : Salah satu curug paling terkenal di kawasan Purwokerto. Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 90 meter dan berada di kawasan hutan lereng Gunung Slamet. Curug Gomblang : Curug ini terkenal karena pemandangannya yang instagramable. Air terjun berada di kawasan perbukitan dengan panorama lembah hijau. Curug Telu : Nama "Telu" berasal dari bahasa Jawa yang berarti tiga, karena terdapat tiga aliran air terjun utama. Curug Bayan : Curug ini memiliki suasana yang lebih santai dan se...

Purwokerto kota slow living katanya?

Lokasi di kaki gunung Slamet membuat purwokerto mempunyai iklim yang sejuk. Kesan pertama ketika tiba di Purwokerto adalah ketenangan. Tidak seramai Jakarta, tidak sepadat Bandung, dan tidak secepat ritme kota besar lainnya. Jalanan yang cukup nyaman, banyak ruang hijau, serta suasana masyarakat yang santai membuat kota ini cocok bagi traveler yang ingin menikmati perjalanan tanpa terburu-buru. Sebagai kota yang menjadi pusat aktivitas dari Kabupaten Banyumas, Purwokerto memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Stasiun kereta api menjadi salah satu akses utama bagi wisatawan dari berbagai kota di Pulau Jawa. Dari sini, perjalanan dapat dilanjutkan menuju kawasan wisata alam, kuliner, maupun tempat nongkrong yang tersebar di sekitar kota.  Aktifitas CFD Gor Satria, Purwokerto Bagi kalian para traveler, kulineran menjadi sesuatu yang wajib kalian coba di kota ini. Mendoan: Tidak ada perjalanan ke Purwokerto tanpa mencoba mendoan. Tempe tipis yang dibalut tepung berbumbu kemudian d...