Skip to main content

Menikmati indahnya air terjun Nermnudo Biak Utara

Salam sehat sobat,

kali ini kita berkunjung ke air terjun nermnudo. Air terjun ini berada di desa nermnu, biak utara. Dari pusat kota perjalanan ke kampung nermnu ditempuh dalam waktu sekitar 40 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. 

Ohiya sobat,. Kata do di belakang nama nermnudo mempunyai arti dibawah. jadi nama air terjun nermnudo ini berarti air terjun yang ada di bawah kampung nermnu.

Sesampai di kampung ini kita dapat parkir di sebelah gereja, Jalan masuk ke air terjun tepat di sebelah gereja ini sobat. 

Jarak dari Parkiran hingga ke air Terjun kurang lebih 10 menit dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak. Sobat mesti berhati-hati karena Jalannya menurun dan agak sedikit licin karena masih berupa tanah. Sepanjang perjalanan sobat dapat menikmati pemandangan alam yang tampak hijau dan segar di sisi kanan dan kiri sobat. Mendekati lokasi air terjun deretan pepohon yang rindang terlihat dan terdengar suara gemiricik air yang berasal dari aliran sebuah sungai kecil yang tak jauh dari sisi kiri jalan setapak tersebut sobat.

Air terjun nermnudo memiliki 3 tingkatan. pada air terjun pertama dari atas bagian bawahnya terdapat kolam kecil yang cukup dalam. di sini sobat dapat berenang-berenang. Untuk tingkat ke dua di sini lebih dangkal jd sobat bisa duduk santai sambil menikmati segarnya air dan suasana hutan di sekitar air terjun.

Kalau beruntung sobat bisa bermain di air terjun dengan ditemanin anak-anak kampung nermnu yang ramah dan ceria.

Selamat berkunjung ya sobat, ingat selalu sopan dan menjaga kebersihan di lokasi ya sobat. Sampai jumpa.



Comments

Popular posts from this blog

Cerita Kuskus hewan endemik Papua

Kuskus merupakan mamalia berkantung (Marsupialia) nokturnal termasuk dalam famili Phalangeridae. Ukuran Kuskus diketahui berkisar 15 cm sampai lebih dari 60 cm, namun kuskus berukuran rata-rata cenderung sekitar 45 cm (18 inci). Kuskus juga memiliki cakar yang panjang dan tajam yang membantu kuskus saat bergerak di sekitar pepohonan. Kuskus memiliki bulu yang tebal dan bermacam warna seperti coklat,hitam dan putih.Selain itu kuskus mempunyai ekor yang panjang dan kuat (prehensile) yang berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Ekor kuskus juga menjadi senjata pertahanan dengan cara mengaitkan ekornya kuat-kuat pada batang atau cabang pohon. Tak disangka hewan sebesar kucing ini punya sejarah menemani manusia di masa lampau. Terlebih sebagai konsumsi sumber protein manusia. Penelitian para arkeolog dan antropolog pada Atlas Obscura menyimpulkan, Kuskus dekat dengan manusia sejak ribuan tahun lalu. Khususnya sebelum sapi, babi, kambing, bah...

Perahu Tradisional Biak

Kehebatan nenek moyang suku Biak dalam menjelajah lautan telah banyak dicatat dalam sejarah. Hal tersebut terlihat dari persebaran suku Biak ke berbagai daerah di Papua dan luar Papua. Keturunannya tersebar di Maluku, Raja Ampat dan hampir di semua pesisir tanah Besar Papua dari Barat hingga ke Timur, bahkan juga di Makassar. Kehebatan nenek moyang suku Biak dalam menjelajah lautan tidak terlepas dari perahu yang digunakan. Orang Biak membagi bentuk perahu menjadi tiga bagian yaitu perahu besar (Wai Beba), perahu sedang (Wai Fadu/Wai Fanobek) dan perahu kecil (Wai Kasun). Perahu besar terdiri atas 3 jenis yaitu Wairon, Waimansusu, Karures dan Pendes. Perahu sedang disebut Waipapan. Sedangkan perahu kecil, terdiri atas Karambow dan kawasa.  Wairon Wairon adalah jenis perahu perang yang biasanya dipakai untuk kegiatan jelajah tempur. Bentuknya dibuat sangat ramping, agar mudah melaju diatas lautan. Ukurannya bisa sedang sampai besar dan dapat memuat 20-30 orang. Walaupun keg...

Pantai Sambureni, Wisata Baru di Biak Utara

Hai hai sobat channel,Kali ini kita berkunjung ke objek wisata yang ada di Biak Utara. Pantai Sambureni, merupakan salah satu pantai yang menjadi rekomendasi untuk sobat kunjungi. Pantai ini berada di Kampung Yobdi, Distrik Biak Utara. Dari pusat kota, perjalanan ke sambureni di tempuh dalam waktu sekitar 1 jam.  Masih jarang orang yang berkunjung ke pantai ini dikarenakan akses jalan menuju pantai yang belum dapat dilewati kendaraan bermotor. Jangan kuatir karena sudah ada papan nama pantai jalan yang berada di pinggir jalan, dari sini sobat bisa menitipkan kendaraan sobat di rumah penduduk kemudian berjalan kaki sekitar 1 Km untuk tiba di pantai. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi sobat, karena perjuangan sobat akan terbayarkan saat melihat keindahan pasir putih dan gemuruh ombak yang luar biasa indahnya. Bukan hanya keindahan pasir, di sepanjang jalan sobat dapat menikmati keindahan tebing batu karang  di pinggir pantai yang memiliki stalagmit seperti yang berada di goa....