Skip to main content

Berkunjung Ke Pantai Bosnik

Keindahan alam di daerah Papua sudah ramai dibicarakan orang, sebagai contohnya yaitu keindahan daerah Raja Empat dengan pemandangan bawah lautnya yang banyak menarik wisatawan baik Lokal maupun Internasional. Biak sendiri merupakan pulau disebelah utara Papua. Pulau biak terkenal akan keindahan pasir pantainya yang putih dengan putiran halus. Salah satu pantai yang ramai dikunjungi wisatawan lokal di Biak yaitu pantai Bosnik. Pantai ini terletak di Biak Timur, dengan waktu tempuh perjalanan dari kota sekitar 30 menit. Dipantai bosnik wisatawan akan dimanjakan dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Pengunjung juga dapat menikmati segarnya air kelapa muda dipantai.

Pantai Bosnik
Pantai bosnik menjadi primadona warga Biak sebagai obyek wisata setiap akhir pekan dikarenakan letak pantai yang tidak begitu jauh dari kotan dan juga transportasi ke pantai tersebut mudah bisa menggunakan Ojek ataupun Angkutan Kampung. Bagi wisatawan luar yang ingin ke ke Pantai bosnik jangan takut. Wisatawan dari Jakarta dapat menggunakan pesawat tujuan Biak. Biasanya pesawat dari Jakarta transit ke Makasar kemudian lanjut ke Biak. Jangan takut untuk penginapan di Biak sudah banyak tersedia. Selain Pantai bosnik masih banyak pesona pantai yang disajikan Biak untuk para wisatawan seperti pantai Sabah, Adoki, Yendidori, Barito, Waterbasis, Parai dan Wisata Taman Burung.

Comments

  1. tempat wisata papua luar biasa yah k, apalagi dengan keindahan Pantai Bosnik wah cantik banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banyak wisata pantai d Biak, semoga pariwisata Biak semakin berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cerita Kuskus hewan endemik Papua

Kuskus merupakan mamalia berkantung (Marsupialia) nokturnal termasuk dalam famili Phalangeridae. Ukuran Kuskus diketahui berkisar 15 cm sampai lebih dari 60 cm, namun kuskus berukuran rata-rata cenderung sekitar 45 cm (18 inci). Kuskus juga memiliki cakar yang panjang dan tajam yang membantu kuskus saat bergerak di sekitar pepohonan. Kuskus memiliki bulu yang tebal dan bermacam warna seperti coklat,hitam dan putih.Selain itu kuskus mempunyai ekor yang panjang dan kuat (prehensile) yang berfungsi sebagai alat untuk berpegangan saat berpindah dari satu dahan ke dahan lainnya. Ekor kuskus juga menjadi senjata pertahanan dengan cara mengaitkan ekornya kuat-kuat pada batang atau cabang pohon. Tak disangka hewan sebesar kucing ini punya sejarah menemani manusia di masa lampau. Terlebih sebagai konsumsi sumber protein manusia. Penelitian para arkeolog dan antropolog pada Atlas Obscura menyimpulkan, Kuskus dekat dengan manusia sejak ribuan tahun lalu. Khususnya sebelum sapi, babi, kambing, bah...

Perahu Tradisional Biak

Kehebatan nenek moyang suku Biak dalam menjelajah lautan telah banyak dicatat dalam sejarah. Hal tersebut terlihat dari persebaran suku Biak ke berbagai daerah di Papua dan luar Papua. Keturunannya tersebar di Maluku, Raja Ampat dan hampir di semua pesisir tanah Besar Papua dari Barat hingga ke Timur, bahkan juga di Makassar. Kehebatan nenek moyang suku Biak dalam menjelajah lautan tidak terlepas dari perahu yang digunakan. Orang Biak membagi bentuk perahu menjadi tiga bagian yaitu perahu besar (Wai Beba), perahu sedang (Wai Fadu/Wai Fanobek) dan perahu kecil (Wai Kasun). Perahu besar terdiri atas 3 jenis yaitu Wairon, Waimansusu, Karures dan Pendes. Perahu sedang disebut Waipapan. Sedangkan perahu kecil, terdiri atas Karambow dan kawasa.  Wairon Wairon adalah jenis perahu perang yang biasanya dipakai untuk kegiatan jelajah tempur. Bentuknya dibuat sangat ramping, agar mudah melaju diatas lautan. Ukurannya bisa sedang sampai besar dan dapat memuat 20-30 orang. Walaupun keg...

Pantai Sambureni, Wisata Baru di Biak Utara

Hai hai sobat channel,Kali ini kita berkunjung ke objek wisata yang ada di Biak Utara. Pantai Sambureni, merupakan salah satu pantai yang menjadi rekomendasi untuk sobat kunjungi. Pantai ini berada di Kampung Yobdi, Distrik Biak Utara. Dari pusat kota, perjalanan ke sambureni di tempuh dalam waktu sekitar 1 jam.  Masih jarang orang yang berkunjung ke pantai ini dikarenakan akses jalan menuju pantai yang belum dapat dilewati kendaraan bermotor. Jangan kuatir karena sudah ada papan nama pantai jalan yang berada di pinggir jalan, dari sini sobat bisa menitipkan kendaraan sobat di rumah penduduk kemudian berjalan kaki sekitar 1 Km untuk tiba di pantai. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi sobat, karena perjuangan sobat akan terbayarkan saat melihat keindahan pasir putih dan gemuruh ombak yang luar biasa indahnya. Bukan hanya keindahan pasir, di sepanjang jalan sobat dapat menikmati keindahan tebing batu karang  di pinggir pantai yang memiliki stalagmit seperti yang berada di goa....